Sidoarjo,Mediarepublikjatim.com-Menjelang buka giling yang diperkirakan terlaksana pada Mei mendatang, PT PG Candi Baru menggelar tasyakuran dengan beragam rangkaian acara seru selama 10 hari.Dimulai pada 3 April ada bakti sosial,pasar malam, pertunjukan barongsai. Laku 4 April ada khitanan massal, pertunjukan wayang kulit dan tayuban.
Lalu 5 April ada festival sugar jazzy,Pada 6 April digelar pertunjukan seni ludruk. Pada 7 April ada pertunjukan kolintang dan gamelan. Selanjutnya 8 April ada pertunjukan band indie band dan stand up comedy. Pada 9 April ada pasar malam. Selanjutnya 10 April ada festival hadrah. Pada 11 April ada pasar malam dan festival hadrah. Dan pada 12 April dipungkasi oleh kegiatan jalan sehat,senam, pengajian akbar.
" Alhamdulillah setelah satu tahun dirawat, sekarang tebu bisa dipanen dengan hasil yang melimpah," ujar Direktur PT PG Candi Baru Arief Nursusanto dalam sambutannya sewaktu pagelaran wayang kulit semalam suntuk,Sabtu( 04/04/2026) di Emplasemen Selatan PG Candi Baru.
Dalam kesempatan tersebut ia mengungkapkan rasa syukurnya jika pada tahun ini tradisi budaya wayang kulit kembali bisa dilaksanakan. "Alhamdulillah pagelaran wayang kulit tahun ini cuacanya cerah tidak ada halangan," ujarnya.
Pagelaran wayang kulit semalam suntuk ini didalangi oleh Ki Surono Gondho Taruno dengan lakon Wahyu Cakraningrat. Dari pantauan wartawan ini sejak sehabis isya masyarakat dari berbagai penjuru wilayah Sidoarjo sudah datang berbondong-bondong untuk menyaksikan pagelaran wayang kulit, antusiasme masyarakat yang datang semakin besar, seiring panitia acara juga menyediakan beragam door prize mulai sembako hingga sepeda listrik bagi masyarakat umum
Arief, panggilan akrabnya menjelaskan, dalam rangkaian tasyakuran ini, pihaknya juga mengundang seluruh mitra kerja PG Candi Baru untuk datang." Untuk target produksi pada tahun ini adalah 35 ribu ton gula," ujarnya
Dengan banyaknya SDM generasi muda Ia mengaku optimistis target tersebut terpenuhi dengan dukungan hasil tebu dari lahan binaannya maupun mitra kerja dari berbagai wilayah seperti Sidoarjo, Gresik, Pasuruan, Malang, Lumajang.
" Produksi gula di Jatim cukup melimpah, Jatim tetap menjadi lumbung gula,kebutuhan gula di Indonesia Timur juga bisa kita penuhi," ujarnya
Dalam jangka pendek pihaknya akan segera melakukan perbaikan perbaikan saluran saluran air irigasi. Perbaikan saluran air di area pertanian tebu, berperan dalam meningkatkan produktivitas tebu, yang pada akhirnya dapat membantu mengatasi masalah rendemen gula yang rendah,Reporter(ars)



