HUT Satlantas Polri Ke-66, Polres Bangkalan Adakan Vaksinasi Untuk Tunawisma

Bangkalan,Mediarepublikjatim.com - Puncak Hari Lalu Lintas ke-66 di Polres Bangkalan terasa khidmat dan spesial dari tahun tahun sebelumnya. Acara yang dikemas pada hari ini, Kamis (23/09/2021) di ruang Serbaguna Mapolres Bangkalan ini pun mengutamakan kemanusiaan. 

Mengusung tema Menumbuhkan Polantas yang Presisi, Tangguh dan Tumbuh di Era Kenormalan Baru, Satlantas Polres Bangkalan mempersembahkan darma bakti terbaiknya kepada masyarakat kabupaten Bangkalan dengan menggelar acara "Tasyakuran dan Bhakti Polisi Lalu Lintas Untuk Tuna Wisma Terdampak Covid-19". 

Tak hanya itu saja, puncak peringatan yang dikemas cukup sederhana mengingat masih berada di masa pandemi covid-19, Satlantas Polres Bangkalan yang menggelar tasyakuran dan membagikan sembako kepada tunawisma yang melakukan vaksianasi covid-19. Dalam acara tasyakuran puncak peringatan Hari Lalu Lintas Polri pagi ini, orang nomor satu di Mapolres Bangkalan AKBP Alith Alarino, S.I.K. Didampingi Dandim 0829 Letnan Kolonel Inf Syarifuddin Liwang, S.I.P. , Wakapolres Kompol Andjar Setijaningrum, S.E., Kasatlantas AKP Abdul Aziz Sholahuddin, S.H., S.I.K., M.H. dan Jasa Raharja Deni. 

Dihubungi selepas acara berlangsung, AKBP Alith Alarino, S.I.K. menjelaskan jika kegiatan tasyakuran dan juga pemberian vaksin beserta santunan kepada tunawisma merupakan wujud nyata Polres Bangkalan dalam mempersembahkan pelayanan yang terbaik untuk masyarakat di kabupaten Bangkalan. 

"Kegiatan pagi hari tadi kita lakukan sebagai wujud rasa syukur Polisi Lalu Lintas Polri khususnya yang bertugas di Polres Bangkalan dalam memberikan pelayanan yang terbaik untuk masyarakat. Kami melakukan tasyakuran, vaksinasi dan juga pemberian santunan kepada 73 tunawisma hari ini sebagai bentuk darma bakti dan janji kami bahwa Polri akan terus hadir memberikan pelayanan yang terbaik untuk masyarakat di kabupaten Bangkalan. Semoga bermanfaat dan kami pastikan bahwa Polres Bangkalan akan selalu hadir di garda terdepan sebagai pelayan, pengayom dan pelindung masyarakat tanpa mengenal batasan usia, suku, agama, ras dan budaya," terang AKBP Alith kepada awak media.(lut/lim)