Aptrindo DPD Jatim dan DPC Kota Surabaya Gelar Rapat Kerja Perdana 2026

SURABAYA,Mediarepublikjatim.com-Untuk pertama kalinya Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Jatim beserta Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Kota Surabaya Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia (Aptrindo) menggelar Rapat Kerja Perdana pada 2026 di Hotel Shangri-La, Rabu(15/07/2026)."Rapat kerja ini merupakan bentuk sinergi untuk merancang program kerja terbaik Aptrindo di 2026. Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain: Brigjen Pol Iwan Saktiadi Ditlantas Polda Jatim; Ir. Nyono Kepala Dinas Perhubungan Jatim; Dr. Bobby Soemiarsono Kepala Badan Pendapatan Daerah Jatim, Sundoro Ketua Aptrindo Jatim, dan  I Wayan Sumadita Ketua DPC Aptrindo Surabaya yang juga bertindak sebagai moderator 

Topik yang dibahas dalam rapat kerja tahun ini antara lain: Seputar perubahan KBLI,rekom OSS,Opsen Pajak,Penerapan Zero Odol 2027,juga ada talk show tanya jawab antara para anggota Aptrindo dengan para narasumber "I Wayan Sumadita, Ketua DPC Aptrindo Surabaya mengatakan,jika rapat kerja perdana ini merupakan bentuk kewajiban untuk memenuhi AD/ART Aptrindo itu sendiri, yang dilaksanakan mininal satu kali dalam satu periode kepemimpinan. "Dalam rakerda ini jajaran pimpinan serta anggota mengevaluasi program program kerja yang sudah  berjalan, serta mengevaluasi apa apa saja yang masih kurang.

Juga membahas tentang program apa saja yang bisa ditambahkan ke dalam program yang sudah berjalan. Juga laporan program kerja periode 2023-2026" Aptrindo selalu berkomitmen untuk berkontribusi terhadap perekonomian Jatim melalui transportasi,bagaimana distribusi jasa bisa kita laksanakan dengan maksimal dengan memenuhi regulasi dan tentunya memenuhi kriteria keselamatan," ujarnya "Harapan kami semoga rakerda ini bisa memberikan manfaat yang positif terkait insert insert baru atau sesuatu pengalaman yang baru terkait regulasi, terkait cara pemenuhan kewajiban kita terhadap pajak,maupun kewajiban kewajiban yang lainnya."

Menyinggung program zero odol yang gencar dicanangkan,ia berkomentar memang selayaknya harus dijalankan oleh semua para anggota Aptrindo,karena program zero odol ini akan memberikan manfaat kepada para pengusaha angkutan barang dimana dengan berjalannya program zero odol ini bisa mendapatkan kemudahan kemudahan terkait perbaikan spare part. 

"Sebab,kalau kita masih menjalankan program odol kendaraan para pengusaha angkutan lebih cepat mengalami kerusakan,tetapi yang menyebabkan terjadinya odol bukan dari para pengusaha angkutan barang tetapi para pemilik barang itu sendiri ,maupun pabrik pabrik yang mana dalam kegiatan pengangkutan itu melebihi dari standard yang telah ditetapkan oleh pemerintah

Pada pertemuan tersebut juga berfokus pada pembahasan isu isu strategis, salah satunya keluhan pengusaha truk terkait penerapan opsen pajak kendaraan yang dinilai membenahi biaya operasional. Meskipun begitu penerapan  opsen merupakan kebijakan pemerintah yang harus dijalankan, namun ia berharap penerapannya harus disertai kemudahan bagi para pelaku usaha agar tidak semakin membebani sektor angkutan barang, karena regulasi di sektor angkutan barang ini sudah sangat banyak"Agar lebih semarak para peserta rapat kerja diakhir acara mendapatkan kesempatan memperoleh hadiah doorprize menarik, yang diundi mulai sepeda listrik, tv, sepeda gunung, kipas angin dll.reporter(ars)